TIPS DASAR DALAM BERMAIN PIANO CLASSIC & MEMBACA NOT BALOK


LESSON NO.1:

dalam Piano Classic, kedua tangan berfungsi seimbang, dan masing-masing jari dari keduanya mempunyai nomor jari, agar memudahkan penjarian kalian

TANGAN KANAN:
Jempol: no.1
Telunjuk: no.2
Tengah: no.3
Manis: no.4
Kelingking: no.5

TANGAN KIRI:
Kelingking: 5
Manis: 4
Tengah: 3
Telunjuk: 2
Jempol: 1

jadi jika bergerak searah dari Kiri ke Kanan (naik), urutannya menjadi
KANAN: 12345
KIRI: 54321

LESSON NO.2:

untuk melatih Penjarian dr Lesson 1 tadi, ada baiknya kita melatih jari-jari itu naik-turun dimulai dr nada C tengah/do (kanan jari 1/kiri jari 5) hingga nada G/sol (kanan jari 5/kiri jari 1) (middle C terletak dibawah 2 tuts hitam) lalu kembali ke C lagi secara berulang-ulang, pertama-tama lambat, lalu semakin cepat…dilakukan bergantian, pertama tangan kanan, lalu tangan kiri…terakhir secara bersamaan hingga lancar berbarengan…

LESSON NO.3:

dalam 1 oktaf, terdapat 7 nada yang masing-masing mempunyai nama:
1 2 3 4 5 6 7
C D E F G A B

Setelah nada ke-7, lalu kembali lagi ke nada ke-1 (C) namun dengan pitch (tinggi nada) yang lebih tinggi (biasanya ditandai dengan titik diatas nada atau menjadi huruf kecil) sehingga menjadi lengkap 8 nada (oktaf=8), selanjutnya siklus 7 nada ini akan berulang-ulang terus sepanjang papannada piano.

gambar:

gambar:

gambar:

gambar:

gambar:

gambar:

gambar:

jika dijadikan Piano, menjadi seperti ini:

C (C#) D (D#) E F (F#) G (G#) A (Bb) B C

[yang ditanda kurung adalah tuts hitam di piano]

LESSON NO.4:

Selanjutnya latihan penjarian Piano untuk 1 oktaf atau lebih:

Penjarian 1 oktaf
C D E F G A B c
1 2 3 1 2 3 4 5 (kanan)
5 4 3 2 1 3 2 1 (kiri)

Penjarian 2 oktaf atau lebih
C D E F G A B c d e f g a b c
1 2 3 1 2 3 4 1 2 3 1 2 3 4 5 (kanan)
5 4 3 2 1 3 2 1 4 3 2 1 3 2 1 (kiri)

intinya jika lebih dari 1 oktaf, tangan kanan langsung pindah ke jari 1 di C tinggi, dan tangan kiri pindah ke jari 4 di D tinggi

LESSON NO.5:

ACCIDENTAL
Accidental merupakan tanda yang menentukan Pitch (tinggi nada) dalam musik, apakah lebih tinggi atau lebih rendah setengah jarak. Tanda2 tsb dlambangkan seperti ini:

#= naik 1/2 jarak, namanya Sharp (indo: kres)
b= turun 1/2 jarak, namanya Flat (mol)
x= naik 1 jarak, Double Sharp (dobel kres)
bb= turun 1 jarak, Double Flat (dobel mol)
lalu terakhir ada tanda Natural, yaitu tanda yang mengembalikan pitch ke semula setelah dinaikkan atau diturunkan

gambar:
#: http://www.facebook.com/photo.php?fbid=1576878080888&set=a.1576854320294.62985.1803695512&type=1
b: http://www.facebook.com/photo.php?fbid=1576881160965&set=a.1576854320294.62985.1803695512&type=1
natural: http://www.facebook.com/photo.php?fbid=1576881200966&set=a.1576854320294.62985.1803695512&type=1

nada C diberi #, maka menjadi C# (cis) maksudnya nada C di naikkan 1/2 jarak menjadi tuts hitam diatasnya..
nada B diberi b, maka menjadi Bb (bes), maksudnya nada B di turunkan 1/2 jarak menjadi tuts hitam dibawahnya

jika nada yg diberi #, maka akhiran nama nada tsb ditambah akhiran -is
contoh C# (cis)
jika nada yg diberi b, maka akhiran nama nada tsb ditambah akhiran -es
contoh Bb (bes)
jika diberi x, maka menjadi -isis
Cx (cisis),
jika diberi bb, maka menjadi -eses
Bbb (beses)

LESSON NO.6:

biasanya bagi pianist pemula cenderung kesulitan dalam melatih keleluasaan jari Tengah, Manis dan Kelingkin, baik itu tangan kiri (jari 543) maupun kanan (jari 345), karena itu ke-3 jari ini disebut sebagai ‘weak fingers’ (jari lemah). nah untuk melatih kekuatan dan keleluasaan weak fingers ini, ada baiknya kalian melakukan penjarian 3 jari ini secara berulang-ulang, latihan terus menerus dari lambat hingga cepat bergantian tangn kanan lalu kiri, terakhir keduanya secara bersamaan

LESSON NO.7:

MAJOR SCALE
Tangga nada major adalah tangga nada yg mempunyai rumus:

1-1-1/2-1-1-1-1/2

nomor-nomor tsb adalah jarak dari nada 1 ke nada berikutnya, contoh:

C ke D adalah 1 jarak,
D ke E 1 jarak, lalu
E ke F 1/2 jarak
dst

Ingat bahwa jarak 1/2 adalah jarak tengahan, seperti halnya jarak dari C ke C# (naik 1/2), karena antara nada E-F dan B-C tidak ada tuts hitam, maka mereka otomatis berjarak 1/2

JADI, TIAP TANGGANADA MAJOR APAPUN, SEMUANYA BERDASARKAN JARAK NADA (RUMUS) DIATAS.

Misal:

C Major
C D E F G A B c
1-1-1/2-1-1-1-1/2

G Major
G A B C D E F# G
1-1-1/2-1-1-1-1/2

semua sama kan…begitu juga tangga nada Major lainnya…semua berjarak/berumus sama…

LESSON NO.8:

MINOR SCALE:
Tangganada minor adalah tangganada yang dimulai dari nada ke-6 relatif majornya, contoh:

relatif minor dari tangganada C major adalah a minor…
kenapa?
Karena nada A adalah nada ke-6 dari C…
dgn cara seperti ini, kalian akan dengan mudah mencari berbagai macam tangganada minor berdasarkan Majornya.

G major minornya adalah e minor, karena nada E adalah nada ke-6 dari G…begitu seterusnya..

Yang patut dicatat adalah, TANGGANADA MINOR MEMPUNYAI 3 JENIS, YAITU ‘MINOR NATURAL’, ‘MINOR HARMONIC’, dan ‘MINOR MELODIC’.

Rumus minor Natural:
1-1/2-1-1-1/2-1-1
a b c d e f g a

minor Harmonic:
1-1/2-1-1-1/2-1-1/2-1
a b c d e f g# a

minor Melodic:
1-1/2-1-1-1-1-1/2
a b c d e f# g# a

LESSON NO.9:

CIRCLE OF FIFTHs
untuk menentukan urutan tangganada ber-# seperti G major, D major, A major, dst, kita dapat menggunakan rumus CIRCLE OF FIFTHs, yang mana kita hanya tinggal hitung nada ke-5 dari tangganada yangg sudah ada.

Misal:
bagaimana mencari tangganada berikutnya setelah C major?
Hitung saja apa nada ke-5 dari C, yaitu G. maka setelah tangganada C major, berikutnya adalah G major dengan 1#. Setelah itu hitung nada ke-5 dari G, maka di dapat D, jadi D major adalah yang berikutnya dengan 2#. dst

gambar:

LESSON NO.10:

CIRCLE OF FOURTHs
tadi kita sudah mengetahui rumus mencari tangganada ber-# dengan CIRCLE OF FIFTHs, sekarang kita akan mencari tangganada ber-b seperti F major, Bb major Eb major, dst dengan menggnakan rumus CIRCLE OF FOURTHs.

Misal:
tangganada 1 mol (b) adalah F major,
kenapa F? Karena F adalah nada ke-4 dari C.
Setelah F, hitung nada ke-4 dari F, maka di dapat B, namun karena ini adalah tangganada mol (b), maka B-nya diberi b, lalu di dapat Bb, jadi Bb adalah tangganada 2b, setelah F major

gambar:

APPENDIX I:

SCALES (in #)

C major <relatif minor=””> a minor</relatif>
(0#)
gambar:

G major e minor
(1#: F#)

D major b minor
(2#: F#, C#)

A major fis minor
(3#: F#, C#, G#)

E major cis minor
(4#: F#, C#, G#, D#)

B major gis minor
(5#: F#, C#, G#, D#, A#)

Fis major dis minor
(6#: F#, C#, G#, D#, A#, E#)

Cis major ais minor
(7#: F#, C#, G#, D#, A#, E#, B#)

APPENDIX II:

SCALES (in b)

C major <relatif minor=””> a minor</relatif>
(0b)

F major d minor
(1b: Bb)

Bes major g minor
(2b: Bb, Eb)

Es major c minor
(3b: Bb, Eb, Ab)

As major f minor
(4b: Bb, Eb, Ab, Db)

Des major bes minor
(5b: Bb, Eb, Ab, Db, Gb)

Ges major es minor
(6b: Bb, Eb, Ab, Db, Gb, Cb)

Ces major as minor
(7b: Bb, Eb, Ab, Db, Gb, Cb, Fb)

LESSON NO.11:

gambar:


NOTE VALUE and REST
ini adalah penjabaran Nama Not dan Nilai ketukannya:

[http://www.facebook.com/photo.php?fbid=1576862400496&set=a.1576854320294.62985.1803695512&type=1]:
Whole note (semi breve) = not penuh (4 ketuk)
[http://www.facebook.com/photo.php?fbid=1576862440497&set=a.1576854320294.62985.1803695512&type=1]:
Half note (Minim) = not 1/2 (2 ketuk)
[http://www.facebook.com/photo.php?fbid=1576862480498&set=a.1576854320294.62985.1803695512&type=1]:
Quarter note (Chrotchet) = not 1/4 (1 ketuk)
[http://www.facebook.com/photo.php?fbid=1576865880583&set=a.1576854320294.62985.1803695512&type=1]:

Eight note (Quaver) = not 1/8 (1/2 ketuk)
[http://www.facebook.com/photo.php?fbid=1576865920584&set=a.1576854320294.62985.1803695512&type=1]:
Sixteenth note (Semi quaver) = not 1/16 (1/4 ketuk)
[http://www.facebook.com/photo.php?fbid=1576865960585&set=a.1576854320294.62985.1803695512&type=1]:
Thirty-second note (Demisemi quaver) = not 1/32 (1/8 ketuk)

perbandingan nilai ketukan (ratio):
1 not penuh = 2 not 1/2 = 4 not 1/4 = 8 not 1/8 = 16 not 1/16 = 32 not 1/32

REST
REST adalah tanda istirahat, jadi saat tanda ini muncul dalam not balok, kita harus diam tidak memainkannya (kalau di piano, tangan-nya kita angkat). nilai tanda istirahat sama dengan nilai not, bedanya kalau not dimainkan, tanda isitrahat tidak dimainkan sesuai dengan durasi nilainya.

contoh:
jika terdapat tanda istirahat 1 ketuk, maka kita harus diam 1 ketuk.
jika ada tanda isitirahat 2 ketuk, maka kita diam 2 ketuk, dst dst.

berikut simbolnya:
[http://www.facebook.com/photo.php?fbid=1576866000586&set=a.1576854320294.62985.1803695512&type=1]:
Whole rest (semi breve) = istirahat penuh (4 ketuk)
[http://www.facebook.com/photo.php?fbid=1576866040587&set=a.1576854320294.62985.1803695512&type=1]:
Half rest (Minim) = istirahat 1/2 (2 ketuk)
[http://www.facebook.com/photo.php?fbid=1576877880883&set=a.1576854320294.62985.1803695512&type=1]:
Quarter rest (Chrotchet) = istirahat 1/4 (1 ketuk)
[http://www.facebook.com/photo.php?fbid=1576877920884&set=a.1576854320294.62985.1803695512&type=1]:

Eight rest (Quaver) = istirahat 1/8 (1/2 ketuk)
[http://www.facebook.com/photo.php?fbid=1576877960885&set=a.1576854320294.62985.1803695512&type=1]:
Sixteenth rest (Semi quaver) = istirahat 1/16 (1/4 ketuk)
[http://www.facebook.com/photo.php?fbid=1576878040887&set=a.1576854320294.62985.1803695512&type=1]:
Thirty-second rest (Demisemi quaver) = istirahat 1/32 (1/8 ketuk)

setelah Thirty-second note, sebenarya ada lagi not berbendera 4 dan 5 (1/64 dan 1/128) tapi karena jarang dipakai dalam musik, jadi saya tidak membahasnya, mungkin kalian bisa memeriksanya di wikipedia.

DOTTED NOTE
adalah not yg terdapat titik kecil dibelakangnya. Penjelasannya:
not bertitik adalah not yg nilai pokoknya ditambah dgn nilai not dibawahnya.

Contoh:
jika not penuh (4 ketuk) terdapat titik dibelakang, maka nilainya ditambah dgn nilai not dibawahnya, yakni not 1/2 (2 ketuk), jadi not penuh bertitik nilainya menjadi 6 ketuk (4+2=6) dan begitu seterusnya untuk not-not yg lainnya.
Ada jg DOUBLE DOTTED note, yaitu titik kecilnya ada 2, maka tinggal dtambah lagi dgn not yg dibawahnya lagi, jd not penuh dgn 2 titik adlh 4+2+1= 7 ketuk

gambar:

LESSON NO.12:

TIME SIGNATURE
dalam musik, birama adalah pengelompokkan ruang dan waktu yg ditandai oleh garis yg memotong 5 garis nada secara vertikal. Untuk lebih jelasnya, pernahkah kalian mendengar ketukan 4/4, 3/4, 6/8 dll? Pasti pernah kan? Nah dalam musik, ketukan itu dinamakan METRUM/METER, lalu lambangnya adalah TIME SIGNATURE. Mereka yg mengorganisasi birama menjadi berapa ketuk dalam 1 birama, tergantung nilai METERnya.

Contoh:
4/4 artinya adalah 4 ketuk nilai not 1/4 dalam 1 birama.
Jadi dalam 1 birama, terdapat 4 ketuk not 1/4. Karena angka 4 yg diatas (4/-) melambangkan jumlah ketukan, 4, sedangkan angka 4 yg dibawah (-/4) melambangkan nama not-nya, 1/4.

Jadi untuk meter lain seperti 3/4, artinya adalah 3 not 1/4 dalam 1 birama.
6/8, artinya 6 not 1/8 dalam 1 birama.
2/2, 2 not 1/2 dalam 1 birama.

Jumlah not diatas tidak boleh melebihi nilai meternya dalam satu birama, oleh krn itu makanya dibatasi oleh garis birama yg saya jelaskan diatas…

LESSON NO.13:

INTERVAL
INTERVAL adalah nama untuk menentukan jarak dari nada 1 ke nada lainnya, baik dimainkan secara terpisah atau berbarengan.
Dalam Lagu apapun, Interval memegang peranan penting dalam pembentukan melodi lagu. Krn MELODY adalah rangkaian dari beberapa interval yg dimainkan secara sekuens / berkelanjutan.
Untuk lebih jelasnya saya jabarkan jarak nada dan nama intervalnya:

(misalkan dari C)
C ke(~) C namanya(=) Interval Unison
C~D = Interval Major Second
C~E = Interval Major Third
C~F = Interval Perfect Fourth
C~G = Interval Perfect Fifth
C~A = Interval Major Sixth
C~B = Interval Major Seventh
C~c = Interval Octave

jika memakai nada Chromatic, maka:
C~C#/Db = Minor Second
C~D#/Eb = Minor Third
C~F#/Gb = Augmented Fourth/Diminished Fifth (Tritone)
C~G#/Ab = Minor Sixth
C~A#/Bb = Minor Seventh

jadi jika ada lagu yg melody-nya mempunyai nada c-B-G-B-c-g (huruf kecil adalah nada tinggi), maka jika intervalnya dijabarkan adalah:
minor 2nd turun, diikuti dengan major 3rd turun, lalu major 3rd naik diikuti dengan minor 2nd naik, terakhir adalah perfect fifth naik…

LESSON NO.14:

CHORD/TRIAD
Chord adalah kumpulan nada yang lebih dari 2 nada dalam interval tertentu yg dimainkan secara serentak dalam 1 waktu, jika kurang dari 3 nada maka bukan dinamakan Chord, tetapi hanya interval.
Tiap Chord memliki Rumus dan Inversion (balikkan) masing-masing:

Major chord (lambang: C) [rumus: 1-3-5]
minor chord (cm) [1-3b-5]
Diminished chord (Cdim) [1-3b-5b]
Augmented chord (Caug) [1-3-5#]
Seventh chord (C7) [1-3-5-7b]
Major Seventh chord (CM7) [1-3-5-7]
minor Seventh chord (cm7) [1-3b-5-7b]
minor Major Seventh chord (CmM7) [1-3b-5-7]
Diminished Seventh chord (Cdim7) [1-3b-5b-7b]
Sixth chord (C6) [1-3-5-6]
Ninth chord (C9) [1-3-5-7-9]
Suspended 2 chord (Csus2) [1-2-5]
Suspended 4 chord (Csus4) [1-4-5]
Suspended 9 chord (Csus9) [1-5-9]

dll, karena chord bisa mencapai ratusan jumlahnya…jadi eksperimen aja

INVERSION
seperti yg saya bilang tadi, tiap chord mempunyai INVERSION, yg dimaksud INVERSION adalah balikkan chord, jadi kita bisa memainkan chord tidak hanya dari dasarnya saja.

Contoh:
C Major [rumus: 1-3-5]
karena namanya C major, jadi 1-nya adalah C, 3-nya adalah E, dan 5-nya adalah G, maka terbentuk C major (C-E-G), bentuk dasar ini namanya ROOT POSITION atau posisi asal chord ini terbntuk.
Lalu bagaimana mencari 1st INVERSION-nya?
Kita balikkan saja, nada ke-1-nya digeser menjadi 3, nada 3-nya menjadi 5, nada 5-nya menjadi 1 tinggi, maka didapat 3-5-1(tinggi), jd E-G-c adalah 1st inversion.
Untuk 2nd INVERSION, tinggal balik lagi, nada ke 3 di 1st Inversion digeser menjadi 5, nada 5-nya menjadi 1(tinggi), nada 1(tinggi)nya menjadi 3(tinggi), maka 5-1(tinggi)-3(tinggi), jd G-c-e adalah 2nd inversion.

http://specialmusicc.blogspot.com/2012/04/tips-dasar-dalam-bermain-piano-classic.html

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s